Mata dominan adalah mata yang sering digunakan seseorang untuk melihat suatu objek. Meski kedua mata seseorang berfungsi dengan baik, pasti ada salah satu mata dominan pada diri seseorang. Sama halnya, dengan tangan dan kaki, ada sisi dominan (kanan maupun kiri).

Mata juga memiliki posisi dominan yang, dimana satu sisi mata menjadi bagian yang mengambil fokus atau memberi informasi utama. sedangkan mata sisi lainnya, berfungsi sebagai pheripheral atau referensi tambahan.

Ternyata mengetahui mata yang dominan pada diri sendiri, bisa membawa banyak manfaat. Kita perlu mengetahui, manakah mata yang mendominasi? Kanan atau kiri. Setidaknya, ada 3 cara untuk mengetahui mata dominan kita.

Apa manfaat mata dominan bagi seseorang?

Mengetahui posisi mata yang mendominasi pada seseorang, akan bermanfaat pada jenis operasi mata tertentu. Hal ini juga berguna pada aktivitas yang menggunakan salah satu mata seperti: menembak, memanah, fotografi, dll, sehingga menjadi lebih maksimal dan menghasilkan prestasi.

Lalu, bagaimana cara menentukan mata yang dominan pada diri seseorang?
dr. Ruchyta Ranti, SpM, menjelaskan ada 3 cara mudah menentukan mata dominan pada diri seseorang, berikut caranya:

Mata Dominan Pemanah

3 Cara Menentukan Mata Dominan Seseorang

Cara 1: Melalui Framing Tangan

Melalui cara pertama ini, seseorang bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Sehingga untuk mengetahui mata yang mendominasi, tak perlu pusing mencari bantuan orang lain.

Ikuti beberapa Langkah berikut:

1. Buat segitiga dengan tangan.
2. Lihat satu objek (yang terletak di tengah segitiga) dengan kedua mata.
3. Tutup mata kanan lalu bergantian mata kiri
4. Perhatikan! mata manakah yang mampu melihat objek berada di tengah.

Cara pertama ini terbilang mudah, dan sering dilakukan oleh banyak agen atau pencari bakat di bidang-bidang yang membutuhkan ketrampilan membidik. Jadi, jangan heran, bila Anda yang ingin berkarir pada beberapa profesi seperti: juru kamera, pembidik, dll harus melalui cara ini.

Cara ini, juga bisa Anda terapkan pada anak atau saudara untuk memaksimalkan bakat mereka.

CARA 2: Menggunakan Bantuan Kertas

Dengan cara kedua ini, Anda membutuhkan bantuan selembar kertas untuk menentukan mata dominan. Pada dasarnya, cara kedua ini memiliki Teknik yang sama dalam menentukan mata dominan Anda.

Namun, cara ini akan lebih memudahkan kita dalam transisi pandangan. Sebab, tangan kita hanya perlu mengubah Gerakan kertas tanpa perlu fokus dengan framing atau tangan yang membentu segitaga tadi.

Ikuti Langkah cara kedua ini untuk menentukan mata dominan:

1. Buat lubang pada selembar kertas dengan diameter 3 cm.
2. Pilih sebuah objek untuk dilihat.
3. Rentangkan lengan sambil memegang kertas.
4. Lihatlah objek.
5. Manakah mata yang tetap bisa melihat objek tersebut (saat salah satu mata ditutup)?

Pada beberapa Lembaga pendidikan untuk anak usia dini, cara ini kerap dilakukan untuk menentukan mata dominan anak sejak dini sembari belajar dan bermain. Anak akan lebih menyukai hal-hal yang berhubungan dengan ketrampilan.

Dengan membuat lubang pada selembar kertas warna-warni, maka anak akan antusias mengikuti tahapan di atas. Secara tidak langsung, tenaga pendidik atau guru akan dengan mudah menentukan mata dominan pada anak dengan cara kedua ini.

CARA 3: Bantuan Keseimbangan Tangan

Menentukan mata dominan

Bila di cara pertama, Anda harus membentuk segetiga atau framing menggunakan tangan Anda, kali ini cukup dengan merentangkan tangan ke depan dan mengandalkan keseimbangan kedua tangan, maka mata dominan bisa dengan mudah ditentukan.

Berikut cara ketiga untuk menentukan mata dominan Anda:

1. Rentangkan lengan ke depan dengan mengangkat telunjuk atau ibu jari.
2. Tunjuk sebuah objek di depan dengan kedua mata.
3. Menutup mata secara bergantian.
4. Jadi, mata manakah yang tetap bisa melihat jari sesuai letak objek (tidak bergeser)?

Baca juga:

Ini 2 Jenis Kacamata Bifokal, Manakah Yang Kamu Gunakan?

Klinik Mata KMU Distribusikan 175 Kacamata Gratis Untuk Para Siswa

Mata Berair Terus Menerus? Bisa Jadi Mata Lelah, Berikut 6 Cara Penanganannya

Dari 3 cara di atas, maka Anda bisa dengan mudah menentukan mata dominan. Anda bisa menerapkan cara tersebut untuk  orang lain, tentunya dengan tujuan membantu mereka menemukan mata mana yang paling dominan.

Hal yang perlu Anda pastikan lagi sebelum menentukan mata dominan adalah, memastikan bahwa kondisi mata dalam keadaan segar atau bukan dalam keadaan mata lelah.

Bila merasa kondisi mata dalam keadaan lelah, baiknya Anda urungkan terlebih dahulu keinginan untuk menentukan mata yang dominan ini. Anda bisa mencobanya di lain waktu, ketika mata dalam kondisi terbaik.

Jadi, setelah mencoba 3 cara di atas, manakah cara yang paling mudah untuk Anda lakukan dalam menentukan mata dominan?


Tidak ada salahnya untuk mengetahui mata mana yang paling dominan bagi Anda, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya bagi Anda yang memiliki profesi terkait dengan mata dominan.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here